Value Innovation and Product Development

Pada era persaingan bisnis yang ketat dan sarat pesaing saat ini, semakin nyata bahwa produk baik berupa barang atau jasa yang mampu bersaing dan sukses di pasar global adalah produk dengan kualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Posisi tawar konsumen semakin besar seiring dengan banyaknya pilihan produk atau layanan jasa sejenis dari brand (merek) yang berbeda. Produk perlu dirancang dan dikembangkan sedemikian sehingga konsumen bisa terpuaskan melalui value yang terkandung di dalamnya.

Dr. Genichi Taguchi megembangkan suatu metode statistik untuk meningkatkan kualitas/mutu produk. Metode Taguchi sering dipertimbangkan secara kontroversial dan dipertentangkan antar beberapa orang ahli ilmu statistik yang “beraliran Barat”. Namun banyak juga yang menerima konsep Taguchi sebagai hal yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang manajemen kualitas. Banyak faktor yang perlu diketahui dan dipertimbangkan dalam mengembangkan suatu produk baru.

Metode Taguchi merupakan suatu pendekatan terstruktur untuk menentukan kombinasi terbaik dalam menghasilkan produk berupa barang atau jasa. Melalui Metode Taguchi, ilmuwan Jepang yang kesohor ke seluruh penjuru bumi ini mengembangkan suatu metodologi dengan pendekatan yang berdasarkan pada DOE (Design Of Experiments).

Suatu metode untuk mengidentifikasi menurut banyaknya masukan (input) yang benar dan parameter untuk membuat suatu produk atau layanan berkualitas tinggi yang didambakan oleh pelanggan atau konsumen.

Genichi Taguchi megembangkan suatu pendekatan desain dari perspektif desain yang sempurna (robust), dimana produk (barang atau jasa) harus didesain bebas dari cacat (defect) dan berkualitas tinggi.

Terdapat tiga tahapan metode dalam mencapai desain sempurna dari Genichi Taguchi antara lain:

>> Concept design

- Suatu proses pengujian kompetisi teknologi dalam membuat/memproduksi suatu produk.

- Prototipe desain dari produk yang akan dibuat dan kesesuaian dengan kebutuhan konsumen bahkan dibawah kondisi yang ideal tanpa terdapat gangguan.

>> Parameter design

- Memilih faktor parameter dan level optimalnya.

- Mengendalikan faktor adalah manajemen variabel proses yang dapat mempengaruhi desain.

- Level parameter yang optimal dapat ditentukan dan dihitung melalui eksperimental.

>> Tolerance design

- Menembangkan batasan spesifikasi.

- Terjadi setelah design parameter ditentukan.

- Hasilnya sering mengakibatkan peningkatan biaya-biaya produksi.

Metode Taguchi diperkenalkan tahun 1980 ini secara umum membandingkan pentingnya pendekatan konsep Edward Deming, SPC (Statistical Process Control) dan konsep Total Quality Control (TQC) yang saat itu berkembang di Jepang. Pendekatannya tergolong istimewa dengan menjunjung kesempurnaan desain.

Aspek keunikan dari Metode Taguchi antara lain adalah,

>> Definisi Genichi Taguchi mengenai kualitas

>> QLF (Quality Loss Function) Taguchi.

>> Konsep robust design.

Read Also.....

Comments (27)

  1. sarbini wono Ir.MT said on 11-12-2008

    saya tertarik info tentang taguchi parameter, dibuku apa pak yang harus saya baca untuk mendapatkan info lebih lanjut. terima kasih

    [Reply Komentar]

  2. hardipurba said on 12-12-2008

    @sarbini wono Ir.MT
    Salam kenal Pak, terima kasih telah berkunjung.
    Untuk lebih detail mengenai Taguchi paramater, di text book manajemen kualitas umumnya ada pembahasannya. Salah satunya buku judul “Managing Quality”: Integrating the supply chain. Penulis: S. Thomas Foster, Pearson Education, hal.456.(Kebetulan buku ini kami pakai sebagai salah satu buku referensi pada Program Pascasarjana, Magister Teknik Industri, Univ. Mercu Buana, Jakarta). Walaupun agak ringkas, tetapi lumayan membantu. Atau pada buku-buku manajemen kualitas yang lainnya. Terima kasih.

    [Reply Komentar]

  3. elang said on 21-04-2009

    Pak, Blog nya sangat membantu tentang Metode Taguchi nich pak…

    Pak bolehkan saya bertanya…

    penentuan kombinasi terbaik itu kan berdasarkan orthogonal array kan pak??nah nanti ketika kita sudah mendapatkan hasil kombinasi terbaiknya, apakah hasil itu valid pak??soalnya kan (kalo tidak salah) dengan dibantu oleh orthogonal array itu jumlah eksperimen yang perlu kita lakukan menjadi lebih sedikit dibanding seharusnya…

    apakah kombinasi itu bisa mewakili untuk hasil apabila kita melakukan seluruh eksperimen tersebut??

    adakah buku yang bisa dianjurkan untuk saya Pak mengenai pertanyaan saya di atas.

    terima kasih.

    [Reply Komentar]

  4. hardipurba said on 22-04-2009

    @elang
    Terima kasih Pak, telah berkunjung. Salam kenal.
    Betul pak. Dalam Desain of Experiment (DoE) kita tetapkan dahulu faktor-faktor kombinasi yang paling berpengaruh. Melalui eksperimen kita bisa mendapatkan kombinasi tersebut. Dengan orthogonal array membantu kita dalam melakukan eksperimen menjadi lebih mudah/simple, dan itu banyak diterapkan khususnya pada kasus yang rumit. Dalam eksperimen, tingkat kerumitannya tergantung dari kompleksitas kasus yang kita kaji. Buku yang khusus membahas ini memang tidak terlalu banyak tersedia. Saya menganjurkan pak Elang untuk mengunduh (download) dari internet dengan kata kunci “Design of Experiment”. Tersedia banyak jurnal mengenai DoE yang bisa kita download. Selamat mencoba.
    Salam suskes.

    [Reply Komentar]

  5. Hazet said on 29-11-2009

    Numpang nanya, pak?

    Saya ingin coba melakukan penelitian tentang pengolahan air (penjernihan) pakai taguchi dengan bantuan peralatan jar test. Dimana faktor-faktor yang berpengaruh antara lain waktu pengadukan (cepat, lambat), jenis koagulan (tawas, PAC), konsentrasi (x1, x2), dsbnya. apa bisa dilakukan atau tidak? mohon komentar atau pendapatnya, sarannya?

    Terima kasih.

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @Hazet
    Untuk mengoptimalkan efektivitas desain yang akan dibuat,metode ini bisa membantu.
    Faktorr-faktor yang berpengaruh perlu ditetapkan secara tepat dalam hal ini waktu pengadukan,jenis koagulan,konsentrasi dan yang lainnya yang terkait.
    Selamat melakukan penelitian. Salam.

    [Reply Komentar]

  6. nurcahyanto said on 06-12-2009

    Dear Pak Humiras,

    Saya mahasiswa MTI bimbingan bapak, dan ingin menanyakan tentang tesis saya. Untuk penelitian dan design experiment yang ingin saya lakukan apakah dengan DOE full faktorial atau dengan meminimasi jumlah eksperimen dengan metode Taguchi. Mengingat hal ini sangat berhubungan dengan waktu serta biaya yang dikeluarkan.

    Dan untuk referensi mengenai Taguchi mungkin dapat diambil dari buku ini :

    1. Bagchi, Tapan P. , Taguchi Method Explained : Practical Step to Robust Design. Prentice Hall of India Private Limited, New Delhi.
    2. Belavendram, Nicolo, 1995, Quality By Design : Taguchi Technique for Industrial Experimentation, United Kingdom Prentice Hall.
    3. Ross, Phillip J., 1996, Taguchi Techniques for Quality Engineering : Loss Function, Ortogonal Eksperimen, Parameter and Tolerance Design, McGraw Hill International Editions, New York.

    Jika kesulitan mendapatkan buku ini, mungkin dapat dicari/dipinjam untuk dicopy dari Perpustakaan Trisakti (Fakultas Teknik Industri) Grogol, Jakarta Barat.

    Masukannya ya pak, DOE atau Taguchi ?

    Sekian, terima kasiih..

    Nurcahyanto

    [Reply Komentar]

  7. hardipurba said on 18-12-2009

    @nurcahyanto
    Mohon dikirimkan dulu pra-proposal Thesisnya pak,agar dipelajari dulu.
    Mengenai buku referensi untuk aplikasi metode Taguchi,sudah agak banyak yang tersedia saat ini, diantaranya yang disebutkan di atas.
    Setelah pra-proposalnya dikirimkan, mungkin kita perlu ketemu dulu untuk mendiskusikannya.
    Salam sukses.
    Terima kasih.

    [Reply Komentar]

  8. Elma Amalia said on 08-02-2010

    Salam kenal, Pak.. Saya Elma mahasiswi S1 Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Telkom Bandung. Saya sedang melakukan penelitian Tugas Akhir mengenai metode Taguchi. Saya mau tanya dulu sedikit Pak. Saya masih bingung mengenai eksperimen yg dilakukan dan apakah perusahaan yg akan diadakan penelitian mau dengan adanya eksperimen yg dilakukan? Tentunya sangat sedikit perusahaan yg mau dilakukan eksperimen Pak.. menurut bpk bagaimana?
    Terimakasih Pak sebelumnya.

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @Elma Amalia
    Dear Elma Amalia.
    Salam kenal juga. Terima kasih telah berkunjung.

    Benar, akan sangat sedikit perusahaan yang bersedia melakukan eksperimen, karena akan banyak waktu dan material (biaya) yang terbuang.

    Namun untuk meminimalisasi hal tersebut biasanya dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut:

    1. Tetapkan variabel kombinasi eksperimen yang mungkin dikombinasikan.
    2. Dari item no.1, pilihkan hanya yang paling dominan menghasilkan output yang diharapkan. Kalau memungkinkan, lakukanlah dahulu perhitungan secara matematis dalam menentukan eksperimen (pilihan) yang akan dilakukan, sebagai dasar kita menetapkannya sebagai eksperimen yang perlu dan signifikan menghasilkan output desain yang diharapkan. Ini perlu untuk menghindari terlalu banyak eksperimen sekaligus juga menghemat waktu dan biaya.

    Selamat mengerjakan skripsi.
    Salam sukses.

    [Reply Komentar]

  9. Ridja Putra said on 25-02-2010

    pak punya skripsi tentang metode taguchi tidak?klo ad kirim ke mail saya pak.terima kasih

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @Ridja Putra
    Ok Mas Ridja…..kalau ada nanti akan saya informasikan.
    btw…terima kasih telah berkunjung. Salam sukses.

    [Reply Komentar]

  10. nur said on 16-03-2010

    Saya ada skripsi taguchi S1 saya. Karakteristik kualitas yang diteliti nominal is the best.
    Untuk S2 saya ambil larger the better pada produk yang berbedaa.
    Kalau ada yang butuh softcopy, email saja kesaya, nanti saya reply…
    nurcahyanto@gmail.com / nurcahyanto@ymail.com

    [Reply Komentar]

  11. Felix said on 30-05-2010

    Salam kenal Pak Hadi , saya mahasiswa Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan. ingin meminta saran pak.
    saya ingin mencoba melakukan penelitian untuk skripsi saya, di perusahaan karung plastik.
    dari hasil kunjungan ke perusahaan tersebut, saya menanyakan informasi-informasi yang berkaitan dengan produksi karung plastik,
    dari hasil wawancara dan peninjauan terhadap pabrik tersebut, saya memperoleh informasi dimana:
    bahwa yang berpengaruh dari hasil karung yang baik itu adalah pembuatan benang plastik yang baik, dimana benang tersebut yang nantinya digunakan untuk proses merajut karung.

    Dari hasil wawancara bahwa diperoleh faktor yang dapat dikontrol, pada bagian pembuatan benang adalah temperatur pemanasan bahan dan kecepatan pendorongan bahan. dan dari proses perajutan karung plastik bahwa yang dapat dikontrol adalah kecepatan merajut karung.

    Faktor yang di tidak dapat dikontrol adalah kualitas bahan baku yang datang dari supplier, dan suhu udara pada daerah mesin pembuatan benang.
    yang saya ingin tanyakan adalah:

    1.Apakah bisa , konsep Robust Design dari Taguchi diterapkan pada perusahaan ini?
    2. Data apa saja yang dapat mendukung dalam membuat penelitian ini ?
    3.Langkah-langkah apa yang mesti saya lakukan untuk menentukan Variabel yang berpengaruh?

    Trimakasih Pak Hadi .

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @Felix
    Salam kenal juga pak Felix, terima kasih telah berkunjung.
    Secara singkat, jawaban atas pertanyaan Anda dapat saya paparkan sebagai berikut:
    1. Bisa saja. Konsep Robust Design Taguchi bertujuan untuk mengoptimasi desain sehingga diperoleh kombinasi desain yang paling baik.
    2. Data-data yang perlu Anda pelajari untuk mendukung penelitian ini adalah: lakukan study awal (sudah Anda lakukan), kemudian pastikan bahwa pihak perusahaan (pabrik) tersebut bersedia mengijinkan Anda nanti untuk melakukan percobaan/pengujian beberapa kombinasi, karena selama Anda melakukan percobaan memerlukan bahan baku dan waktu, yang umumnya hal tersebut dikategorikan sebagai loss (mohon bicarakan sebelumnya dengan pihak pabrik tempar Anda melakukan penelitian).
    3. Sebagian faktor-faktor yang berpengaruh yang dapat dikontrol sudah Anda sebutkan, seperti temperatur (suhu), kecepatan pendorong bahan dan kecepatan merajut karung, ini sudah tepat. Kalau boleh coba analisa lagi faktor-faktor yang dapat dikontrol lainnya. Mengenai kualitas bahan baku dari supplier harusnya juga dapat dikontrol, artinya barik hanya menerima bahan baku dari supplier apabila memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan, coba Anda bicarakan dengan bagian Quality Control atau Quality Assurance pabrik tempat Anda melakukan penelitian tersebut.

    Selamat mengerjakan skripsi.
    Salam Sukses.

    [Reply Komentar]

  12. indah said on 02-09-2010

    pak,kalo ada skripsi tentang metode taguchi ini, tolong kirim ke email saya ya pak…
    terima kasih…

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @indah
    Silahkan menghubungi Bp. Nurcahyanto di email: nurcahyanto@gmail.com atau nurcahyanto@ymail.com.

    Topik skripsi dan thesisnya membahas tentang Metode Taguchi.

    Salam sukses.

    [Reply Komentar]

  13. erna said on 13-01-2011

    pak, saya mau bertanya donk seputar taguchi ini..
    kapan qta menggunaan karakteristik smaller the better, nominal the better, dan larger the better?
    contoh nyata bedanya signal factor dengan control factor? serta apakah ada aturan pemilihan level yang ingin digunakan, dr kecil ke besar atau boleh tidak beraturan?

    makasih yaaa, pak ! :D

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @erna

    Terima kasih telah berkunjung.

    Mengenai jawaban atas pertanyaanmu, sudah saya kirim ke emailmu (wawa_wuaicia@yahoo.co.id).

    Semoga informasi tersebut bermanfaat.

    Salam sukses.

    [Reply Komentar]

  14. astya said on 10-04-2011

    pak, saya mahasiswa yg sedng membuat TA mengenai metode taguchi. saya mau bertanya apakah ada buku tentang metode taguchi dalam bahasa indonesia>??
    untuk memudahkan dlam pengerjaannya, mohon bantuanna pak.
    terima kasih astya

    [Reply Komentar]

  15. Tomi.. said on 13-04-2011

    Salam kenal pak..

    sebelumnya maaf pak mengganggu..
    saya mahasiswa T. Industri yang akan melaksanakan skripsi.
    kasus yang saya ambil adalah analisa kecacatan produk pada mesin pembuat kaleng,
    pertanyaan saya
    1. apakah metode taguchi bisa dipakai untuk melakukan analisa tersebut?
    2. kemudian langkah apa yang pertama harus saya lakukan?
    mohon maah klo ada salah kata karna masih proses belajar

    trimakasih pak mohon bantuannya..

    [Reply Komentar]

  16. hardipurba said on 13-04-2011

    @astya
    Buku Bahasa Indonesia yang membahas Metode Taguchi,sampai saat ini (yang saya tahu) belum ada Mas. Namun Skripsi atau Thesis menggunakan Metode Taguchi sudah ada di beberapa kampus di Jakarta, terakhir (akhir tahun lalu) saya turut membantu sebagai pembimbing-2, Mahasiswa a/n. Sdr.Nurcahyanto membahas topik ini. Skripsi S1 nya juga sama, Metode Taguchi. Kalau Anda di Jakarta, silahkan melihatnya di Kampus Univ. Mercu Buana, kampus Menteng, Jl. Menteng Raya 29, di Perpustakaan Lt.4.
    Namun sesungguhnya, topik Metode Taguchi versi bhs. English bisa didownload di Internet, demikian juga jurnal-jurnal aplikasi metode ini.
    Demikian sedikit informasi dari saya, semoga membantu.

    btw. terima kasih telah berkunjung.

    Salam sukses.

    @Tomi
    Salam Kenal juga Mas Tomi.
    Umumnya, metode Taguchi dipergunakan untuk menentukan kombinasi beberapa faktor untuk memperoleh kombinasi yang paling optimal melalui eksperimen.
    Kalu topik yang akan Anda teliti, dalam hal ini menganalisa cacat produk pada mesin pembuat kaleng, ya ok-ok saja, sehingga nanti diperoleh faktor kombinasi yang menjadi penyebab cacat tersebut. Mulailah menentukan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya cacat, hal ini dapat diketahui dengan melakukan analisa lapangan…setelah itu lakukan percobaan2 dari berbagai kombinasi, lalu analisa dengan Metode dan aturan pada Taguchi.

    Sedikit masukan dari saya, kalau kasusnya adalah masalah cacat produk pada mesin pembuat kaleng (mungkin) bisa juga menggunakan metode yang lain, misalnya Six sigma, Lean atau lainnya, dimana bertujuan untuk mereduksi/mengurangi produk cacat dengan menggunakan tools tersebut. Namun tetap terserah Mas Tomi, silahkan saja dilakukan yang menurutmu labih tepat, dan terlebih outputnya dapat nanti bermanfaat bagi perusahaan/pabrik yang Anda teliti.

    btw. terima kasih telah berkunjung.
    Tetap semangat…dan salam sukses.

    [Reply Komentar]

  17. tomi said on 20-04-2011

    trima kasih bapak atas saran dan informasinya sangat membantu sekali

    [Reply Komentar]

  18. Nova said on 06-05-2011

    Salam kenal pak…
    saya mahasiswa S1 yg sedang mennyelesaikan Tugas Akhir…
    Saya ingin coba melakukan penelitian tentang QoS untuk meningkatkan performa jaringan dg menggunakan metode taguchi. Dimana parameter yg ingin saya amati antara lain Delay / latency, packet Loss, dan trughput pada pengiriman paket data. Apa bisa dilakukan atau tidak? mohon komentar atau pendapat dan sarannya ya Pak?
    Terima Kasih… :)

    [Reply Komentar]

    hardipurba Reply:

    @easfirah
    Terima kasih telah berkunjung. Saya agak kesulitan memberikan contoh produk (barang atau jasa) yang tepat bidang peternakan yang memenuhi delapan dimensi kualitas Garvin. Saya akan coba cari/pikirkan dengan bantuan dari berbagai referensi. Saya akan informasikan ke emailmu. Tks.

    @aning abdullah
    Terima kasih telah berkunjung.
    Salam sukses.

    @Nova
    Metode Taguchi membantu menemukan kombinasi yang paling tepat kualitas suatu desain. Ketika ada puluhan atau bahkan lebih faktor berpengaruh, Metode Taguchi membantu menemukan kombinasi yang paling efisien dengan perhitungan matematis yang kompleks dan agak “rumit”. Pertanyaan saya adalah, cukup sulitkah menemukan faktor kombinasi desain pengiriman paket data sehingga Metode Taguchi kita pakai?. Beberapa mahasiswa yang pernah saya bantu sebagai pembimbingnya, umumnya mereka hanya mau coba saja dan senang mengutakatik persamaan2 matematis serta perhitungannya, sebagai pembimbing yang hanya “mengarahkan” tentu tidak bisa melarangnya :-) Sejauh metode dan tahapan yang dipakai sesuai dan mengikuti alur Metode Taguchi dan referensinya cukup,.. it’s ok. Kembali kepada Anda…goalnya menurut saya sangat bagus, “meningkatkan peforma”….silahkan saja mau pake Taguchi, Six Sigma, Lean atau tools lainnya. Selamat menyelesaikan Skripsi…Salam sukses.

    [Reply Komentar]

  19. Atok said on 23-12-2011

    salam kenal pak, sy mahasiswa ugm. mau menanyakan..

    indusrti2 mana saja yang sudah emnerapkan metode Taguchi dalam quality controlnya, baim di Indonesia maupun di belahan dunia yang lain?
    mhn dijawab atau bisa dikirim ke email sy., trmksh ats jawabnya..

    [Reply Komentar]

    admin Reply:

    @Atok
    Salam kenal juga Mas Atok…
    hhhmmmm…..penerapan Metode Taguchi oleh beberapa perusahaan dalam mengembangkan produk, agak jarang dipublikasikan Pak. Tahun lalu, seorang Mahasiswa yang bekerja di perusahaan sepatu (perusahaan asing) mengangkat topik ini sebagai penelitian (tesis),….

    [Reply Komentar]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *