Sumber: http://SimpleQS.wordpress.com
Ditulis oleh: Cisca Natalia
(Artikel ini diambil dari blog http://SimpleQS.wordpress.com, tulisan ini dimuat dengan seijin penulisnya).
Istilah Cost of Quality banyak digunakan dalam berbagai industri. Kadang-kadang disebut dengan istilah yang sedikit lebih singkat, yaitu Quality Cost. Apapun bentuk yang dipakai, istilah ini seringkali salah diartikan. Cost of Quality bukan biaya yang dibutuhkan untuk membuat produk yang berkualitas. Cost of Quality adalah biaya yang timbul karena tidak menghasilkan produk atau servis berkualitas.
Setiap kali kita mengulang pekerjaan, maka biaya kualitas akan naik. Berikut ini contoh-contoh pekerjaan ulang yang seringkali dilakukan demi tercapainya kualitas yang diinginkan.
• rework barang jadi
• pengecekan atau inspeksi ulang produk
• pembuatan ulang atau modifikasi tooling
• pengulangan pekerjaan pada sektor pelayanan, misalnya mengulang proses pengajuan pinjaman, penggantian makanan di sebuah restoran, dsb.
Secara singkat semua biaya yang ditimbulkan akibat kualitas tidak dihasilkan pada saat pertama kali dikerjakan adalah bagian dari Cost of Quality.
Pendataan Cost of Quality adalah salah satu persyaratan dalam ISO/TS 16949 (lihat pada artikel lain di http://SimpleQS.wordpress.com). Oleh karena itu kita harus mengerti apa saja komponennya dan bagaimana menghitungnya.
Secara umum Cost of Quality dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
• Prevention Cost
Semua biaya yang dikeluarkan untuk mencegah problem kualitas dihasilkan. Misalnya biaya review, biaya selama proses APQP, survei kemampuan supplier, evaluasi process capability, proyek-proyek untuk memperbaiki kualitas, training dan pendidikan teknis.
• Appraisal Cost
Semua biaya yang berhubungan dengan pengukuran, evaluasi atau audit produk atau servis untuk memastikan kesesuaian terhadap standar kualitas atau persyaratan lainnya. Misalnya incoming inspection terhadap bahan baku, in-process inspection produk, final inspection produk, audit produk, kalibrasi alat ukur dan kalibrasi mesin.
• Failure Cost
Biaya yang ditimbulkan akibat produk atau servis tidak sesuai dengan persyaratan customer atau ketentuan lainnya. Failure Cost biasanya dibagi menjadi 2, yaitu:
• Internal failure cost
Yaitu biaya yang ditimbulkan sebelum produk dikirim ke customer. Misalnya scrap, rework, inspeksi ulang, downgrade produk.
• External failure cost
Yaitu biaya yang ditimbulkan setelah pengiriman produk ke customer. Misalnya biaya untuk menangani komplain dari customer, pengembalian barang oleh customer, warranty claim, penarikan produk yang telah beredar (product recall).
Cost of Quality adalah penjumlahan dari semua biaya-biaya diatas. Jadi Cost of quality berbeda dengan actual cost produk, dimana biasanya yang diperhitungkan hanya berupa komponen material, ongkos produksi, ongkos pengiriman dan margin keuntungan. Cost of Quality mendata semua tindakan yang dilakukan baik untuk mencegah terjadinya problem (preventive cost), untuk memastikan tidak ada problem (appraisal cost) dan untuk menindaklanjuti problem yang ada (failure cost), baik sebelum dikirim ke customer ataupun setelah dikirim ke customer.
Dengan demikian, sebenarnya Cost of Quality tidak sama dengan nol. Selalu ada proses atau usaha untuk memastikan kualitas produk sebelum dikirim ke customer. Jadi minimal Cost of Quality = Appraisal Cost. Kecuali perusahaan begitu yakin dengan performance-nya sehingga pengecekan produk pun tidak dilakukan sama sekali…. Tapi apakah di Indonesia ada?
Pengertian ini yang seringkali salah diartikan ataupun diabaikan oleh manajemen. Biasanya perusahaan hanya menghitung biaya failure cost, sehingga bila tidak ada defect, maka Cost of Quality = nol. Ini bukan berarti salah sama sekali selama biaya lain, terutama preventive cost diperhitungkan dalam pos pembukuan lainnya.
Akan tetapi bila kita ingin mulai mendata Cost of Quality dengan pengertian yang sebenarnya, kita harus memperhitungkan semua faktor diatas. Choice is yours….!! Lain kali saya akan bahas cara perhitungan Cost of Quality yang juga jadi kendala tersendiri bagi sebagian perusahaan.



















apa yang di maksud dengan servise audit dalam appraisel cost. tolong bisa dijelaskan?
[Reply Komentar]
admin Reply:
February 7th, 2012 at 2:57 pm
@azis muslim
Appraisal Cost
Semua biaya yang berhubungan dengan pengukuran, evaluasi atau audit produk atau servis untuk memastikan kesesuaian terhadap standar kualitas atau persyaratan lainnya.
Demikian Pak….semoga dapat membantu.
Btw…terima kasih sudah berkunjung…salam sukses.
[Reply Komentar]