Categories
- Buku (1)
- Essay (38)
- General (4)
- Journal (1)
- Resensi Buku (2)
Pesan Tamu
(1) hardi
Salam kenal juga Pak Rizky. Terima kasih telah berkunjung dan share pengalamannya sbg. praktisi logistik. Salam Sukses....
(2) rizky
Salam kenal Pak Hadi, Saya sebagai praktisi logistic, setuju kalau kaizen menjadi suatu mandatory dalam setiap planning sampai execution (circle of ...
(3) hardi
@Sutan Rais. Salam kenal juga Mas. Jawaban dari saya sudah saya kirimkan ke emailmu (sutanrais@gmail.com), silahkan dibuka. Salam sukses. Terima ...
(4) sutan rais
salam kenal,pak hardi... saya mau bertanya tentang jumlah sampel yang harus saya ambil dengan jumlah populasi 346712. apakah saya bisa menggunakan r...
(5) hardi
Dear Mas Eko. Mengenai pertanyaanmu, saya sudah kirimkan pesan ke emailmu (eko279@gmail.com). Salam sukses....
(6) ekothea
maaf mengganggu kepada bapak hardi yang terhormat, saya mohon bantuan untuk tahu prosedur kuesioner brand suatu perusahaan, untuk tambahan bahan skrip...
(7) hardi
Selamat siang Pak Teten....dimaafkan,....ternyata kebiasaan lama (terlambat masuk kuliah) masih terus berlanjut ya..he..he..Salam sukses Pak....
(8) teten
slamat pagi,,,,,,,,, maaf pak terlambat ,,,, he heh he ...
(9) hardi
Hallo juga Lae Ferry.. Bagimana kabar...dimana posisimu sekarang?. Wah..senangnya dapat bertemu degan mantan ketua PMK walau pun hanya di dunia maya....
(10) ferry sidauruk
Alo Bang Hardi, aku Ferry ketua PMK 96-97,Jurusan TK-95. Ketemu juga di wordpress. GBU...Blogroll
- Aris Munandar
- Binsar Nainggolan
- Cisca
- Firman Fajar
- Gersom Nainggolan
- Gloria Limbong
- Hendry Lbn Gaol
- Jacky
- Jansen Sinamo
- John T Purba
- Karl T Ulrich
- Komunitas Pakkat
- Laura Tiur br.Marbun
- Leonard Hasugian
- Lintong Nababan
- PAPATAR
- Paulus Simangunsong
- Pdt. Daniel Harahap
- Pdt. David Silaban
- Pdt. Gunawan Panjaitan
- Pdt. Mangapul Sagala
- Pdt. Victor Tinambunan
- Steven D Eppinger
- Swandi Sihotang
- Tao Motor
Journal
News
Komentar Pembaca
- indah on Robust Design dari Taguchipak,kalo ada skripsi tentang metode taguchi ini, t... »
- hardipurba on 5 Why: Tanyakan Lima kali Kenapa?Ok Pak Satriyo,...silahkan dicopy. »
- Satriyo on 5 Why: Tanyakan Lima kali Kenapa?Dear Pak Hardi,Artikel Bagus, saya ijin untuk copy... »
- say sangat terbantu dengan penjelsan bapak dan ini... »
- mantap deh »
- hardipurba on Robust Design dari Taguchi@FelixSalam kenal juga pak Felix, terima kasih tel... »
- Felix on Robust Design dari TaguchiSalam kenal Pak Hadi , saya mahasiswa Teknik Indus... »
- sulthon on Empat Belas Poin Edward Demingoh begitu ya, mirip dengan Toyota Production Syste... »
- jalu on Empat Belas Poin Edward Demingit's very good article and very helpfull to unders... »
- Dani AS on Diagram Fishbone dari Ishikawasangat membantu sebagai bahan kuliah.. thank pisa... »
- hardipurba on Akurasi dan Presisi@ciscaHallo juga Bu Cisca.....kabar baik Bu.Terima... »
- Myra Nayaka on Diagram Fishbone dari IshikawaMaav maS,,Da NuMpang NimbRung ??Myra,,Mnta tolong ... »
- Halo Pak Hardi....Sudah lama ga ngobrol. Gimana ka... »
- nur on Robust Design dari TaguchiSaya ada skripsi taguchi S1 saya. Karakteristik ku... »
- unique on Diagram Fishbone dari IshikawaSangat bagus...terima kasih dapat membantu saya me... »
Artikel Lain
- NovoPen: PRODUK INOVATIF Dari NOVO NORDISK
August 8, 2008 | 3:21 amNovo Nordisk?…..Ya,…walaupun mungkin masih banyak yang belum pernah mendengar atau melihat produk-produk perusahaan yang berasal dari Denmark ini, sesungguhnya produknya yang bernama NovoPen, adalah produk sarat inovasi kreatif dan berhasil mengarungkan “perahu” bisnisnya ke zona spektakuler yang bernama “Samudra Biru” (Blue Ocean).
NovoPen, adalah peralatan suntik insulin bagi penderita penyakit gula (diabetes). Bagi penderita penyakit ini, penyuntikan insulin secara berkala merupakan keharusan untuk dapat mempertahankan kualitas kesehatannya. Pada dasarnya, Diabetes Mellitus (DM) atau penyakit kencing manis disebabkan hormon insulin penderita tidak mencukupi, atau tidak dapat bekerja normal. Hormon insulin tersebut mempunyai peranan utama untuk mengatur kadar glukosa di dalam darah. Kadar gula darah dikendalikan dengan menyuntikkan insulin secara berkala. Permintaan insulin semakin hari memang terus meningkat, seiring dengan terus meningkatnya jumlah penderita penyakit diabetes di seluruh dunia, yang saat ini diperkirakan sekitar 170 juta jiwa. Penderita diabetes di Indonesia sendiri lebih dari 8 juta jiwa (tahun 2000) dan diperkirakan akan terus meningkat dan akan mencapai angka lebih dari 21 juta pada tahun 2030. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan Indonesia (dengan populasi 230 juta penduduk), menduduki ranking ke-4 di dunia setelah China, India dan US (Amerika Serikat). Di China, penderita diabetes saat ini diperkirakan lebih dari 30 juta orang.
W.Chan Kim dan Renee Mauborgne dalam buku Blue Ocean Strategy memaparkan chain of buyers (rantai pembeli) suatu produk – barang dan atau jasa- terdiri dari tiga:
- purchaser
- influencer
- actual user
Pada transaksi suatu produk (barang atau jasa), seorang purchaser belum tentu menjadi actual user. Contohnya, si Hendry membeli komputer notebook (laptop) dengan spesifikasi tertentu, pada salah satu toko di kawasan perdagangan Glodok, Jakarta. Setelah dibeli dan sesuai dengan spesifikasi teknis, barang tersebut dikirimkan ke Pakkat, salah satu kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Orangtuanya yang tinggal di Pakkat memang sudah lama memesan laptop tersebut untuk menunjang pekerjaannya sebagai seorang tenaga pendidik. Dalam hal ini, si Hendry adalah sebagai purchaser, dia yang membeli dan membayarkan dan orang tuanya sebagai actual user (pemakai laptop). Jadi memang bisa saja terjadi, seorang purchaser tidak otomatis menjadi actual user seperti pada contoh di atas.
Kalau influencer?…Jelas berbeda. Dia bukan purchaser, bukan pula sebagai actual user, namun dia mempunyai pengaruh kuat dalam suatu transaksi.

Novo Nordisk merupakan suatu perusahaan pembuat/produsen insulin. Sebagaimana halnya dengan industri farmasi, insulin dijual melalui satu rantai pembeli influencer (dalam hal ini dokter). Kualitas insulin menjadi faktor kompetisi yang sangat penting dan “area” bersaing dengan para competitor.
Bagaimana Novo Nordisk mengembagkan bisnisnya ke Samudra Biru?
Pada saat semua produsen insulin bersaing membuat produk berkualitas terbaik dengan fokus pada dokter (influencer), mereka memahami betapa seorang pasien penderita penyakit ini sesungguhnya sangat “repot” ketika tiba saatnya menyuntikkan insulin. Pasien akan pergi ke rumah sakit atau klinik, membeli peralatan suntik dan insulin dari apotik dan oleh dokter disuntikkan ke tubuh pasien. Kalau periode penyuntikan insulin (sesuai kondisi penyakit) agak “jarang” - setiap dua minggu atau setiap minggu misalnya – tentu tidak menjadi masalah besar. Tetapi bagaimana ketika kondisi pasien menuntut penyuntikan insulin setiap hari atau bahkan dua kali sehari?….akan sangat mengganggu dan sangat merepotkan. Novo Nordisk pun melihat dan memahami kondisi ini dan perlu dibuatkan solusi. Tahun 1985 Novo Nordisk memproduksi injeksi insulin NovoPen yang dirancang sedemikian, sehingga mudah digunakan sendiri oleh pasien. Berselang beberapa tahun kemudian perusahaan ini memproduksi lagi peralatan serupa yang lebih canggih, yaitu NovoLet (1989) dan sepuluh tahun kemudian (1999) diluncurkan Innovo, suatu injeksi dengan memori elektronik yang terintegrasi dengan tingkat kenyamanan dan akurasi yang sangat tinggi. Novo Nordisk dengan kreatif menciptakan inovasi nilai (value innovation) berupa produk inovatif dengan membidik actual user.
= Selamat ”berenang” di Samudra Biru =
Archive for Artikel Lain »
- NovoPen: PRODUK INOVATIF Dari NOVO NORDISK
Visitor



