Siapakah Ideator pada Pengembangan Produk?
Tulisan ini merupakan komentar dari salah seorang pengunjung blog ini, Dino Fabriant. Namun karena paparan yang diberikan mengenai pengembangan produk (product development) cukup lengkap dalam proses pengembangan produk inovatif, kemudian dijadikan satu tulisan. Hit product lahir dari kerjasama yang baik dan interaktif antar bagian terkait dalam pengembangan produk. Dino Fabriant, memiliki pengalaman yang cukup panjang di bidang desain pengembangan produk khususnya di bidang industri elektronik. Lebih dari satu dasawarsa mengabdi di perusahaan elektronik terkemuka Korea, LG Electronics sebagai industrial designer. Saat ini Dino Fabriant bekerja sebagai creative design manager di PT. Panasonic, Jakarta. Di bidang organisasi, beliau menjabat sebagai ketua ADPI (Assosiasi Desain Produk Indonesia).

Siapa sih sebenarnya ideator dari sebuah product development..?
Berdasarkan pengalaman saya dalam mengikuti proses product development di beberapa perusahaan dimana saya pernah bergabung disana, sering kali terasa sangat LINEAR.
Setelah Lean Six Sigma, Apa Lagi?
Banyak tool perbaikan (improvement) yang saat ini diterapkan di perusahaan dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan. Persaingan bisnis yang semakin kompetitif menuntut para menajemen puncak (top management) perusahaan harus mempu mengelola dan mengembangkan perusahaan ke tingkat performa yang tinggi. Daya saing produk atau jasa yang dihasilkan sebagai output harus terus meningkat seiring seiring ketatnya kompetisi.
Six Sigma
Setelah Total Quality Control berkembang mulai sekitar awal tahun 1970-an, maka pada tahun 1980-an berkembang Total Quality Management (TQM) di dunia industri si seluruh penjuru dunia. Read more
Pengembangan Produk di Masa Sulit

Penghujung Tahun 2008 yang lalu merupakan masa-masa sulit bagi banyak perusahaan dan pelaku bisnis. Betapa tidak, krisis keuangan global telah berpengaruh hebat bahkan bagi perusahaan-perusahaan raksasa dunia sekelas General Motors Corporation (GMC), Ford dan Chrysler. Belakangan, “Tiga Raksasa Otomotif AS” ini harus meminta dana talangan (bailout) ke pemerintah agar bisa terhindar dari kebangkrutan. Perusahaan otomotif raksasa Jepang, Toyota juga mengalami masalah sebagai imbas dari krisis keuangan global. Read more
Customer Focused

Disadari atau tidak, pelanggan (customer) kini sudah kian cerdas dalam memutuskan produk atau layanan/jasa yang akan dibeli. Berbeda dengan kondisi sepuluh atau lima belas tahun yang lampau. Konsumen cenderung tidak terlalu banyak “menuntut” kendati pun dia kurang merasa puas akan produk yang dipilihnya. Konsumen memilih “diam” walaupun value yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan, atau fitur yang tertera pada produk tidak sesuai dengan aktual yang didapatkan ketika produk tersebut digunakan.
Di samping produk dari merek (brand) yang tersedia masih terbatas (sedikit), juga dipengaruhi oleh pemahaman atau pengetahuan konsumen lokal kita yang masih terbatas boleh jadi menjadi alasan utama kondisi seperti ini terjadi. Pengaruh sales menjadi sangat dominan dan berperan seorang calon konsumen menentukan produk pilihannya. Read more


