Value Innovation and Product Development

Ditulis Oleh Hardi Purba

BlackBerry 9790 Bellagio

Konsumen di negara ini cenderung heboh menyambut produk-produk baru, khususnya produk yang  diimpor dari negara luar. Apalagi diiming-imingi dengan pemotongan harga (discount) besar, ribuan konsumen akan menyerbu. Itulah yang terjadi beberapa hari yang lalu, ketika RIM (Reach In Motion) produsen ponsel cerdas, Black Berry (BB) meluncurlan produk seri terbaru  Bold 9790 di kawasan Pasific Place Jakarta, Jumat 25 November 2011.

Continue Reading >>

Ditulis Oleh Hardi Purba

Steve JobsSeperti sudah banyak issu beredar sebelumnya, Rabu 24 Agustus 2011 perusahaan raksasa Apple resmi mengumumkan pergantian Steve Jobs sebagai pimpinan puncak perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat tersebut. Tidak dijelaskan secara rinci alasan pengunduran diri Steve Jobs dari jabatan CEO (Chief Executive Officer). Namun banyak pihak menduga alasannya adalah terkait kesehatan Jobs, yakni penyakit kanker pankreas yang sudah lama diderita pria berusia 56 tahun tersebut, bahkan operasi transplantasi hati sudah dijalaninya.

Continue Reading >>

Oleh Hardi Purba

Peta JepangJumat 11 Maret 2011 merupakan hari kelabu bagi Bangsa Jepang. Betapa tidak, gempa berkekuatan dahsyat 8,9 pada Skala Richter, disusul dengan sapuan tsunami beberapa menit kemudian telah membawa duka mendalam bagi negeri matahari terbit tersebut, khususnya kota Sendai, Miyagi Prefecture di wilayah Jepang Timur Laut (lihat peta). Masyarakat dunia dapat dengan cepat melihat kedasyatan sapuan tsunami di negeri Sakura tersebut melalui siaran TV. Keganasan Tsunami menghantam apa pun yang dilaluinya seperti, rumah penduduk, kendaraan, kapal, gedung, jalan raya, jembatan, kerepa api, dan fasilitas umum lainnya, memberikan dampak kerugian yang sangat besar dan korban jiwa yang sampai kini sudah lebih dari 10 ribu orang, di samping ribuan jiwa yang dinyatakan hilang.

Continue Reading >>

Oleh Hardi Purba

Perusahaan otomotif raksasa Jepang Toyota, memimpin peraihan penjualan kendaraan mobil tahun 2010. Secara global, Toyota bersama perusahaan grupnya Daihatsu Motor Company dan Hino Motors Limited mampu membukukan angka penjualan sebesar 8,42 juta unit, atau naik 8% dibandingkan tahun 2009. Pencapaian gemilang ini juga berarti Toyota menempati posisi nomor satu penjualan kendaraan secara global berturut-turut 3 (tiga) tahun, yakni  tahun 2008, 2009 dan 2010.

Perusahaan raksasa otomotif lainnya, GM (General Motors) menempel di posisi kedua dengan penjualan total 8,39 juta unit.

Continue Reading >>

Oleh Hardi Purba

Philip B. Crosby mendefinisikan kualitas sebagai kesesuaian dengan persyaratan atau spesifikasi (conformance to requirements or specification). Sebagai seorang profesional manajemen kualitas, konsultan dan penulis buku ilmiah yang terkait dengan pengembangan kualitas moderen,  Crosby menyebarkan konsep tanpa cacat (zero defects)

Keempat dalil Crosby tersebut adalah:

Dalil Pertama: Defenisi kualitas adalah kesesuaian dengan persyaratan

Continue Reading >>

Oleh Hardi Purba

Pareto menemukan fakta bahwa 80% kekayaan Italia dikuasai oleh 20% dari jumlah penduduk Italia, yang kemudian dikenal dengan “80-20 rule”. Penemuan Pareto terus berkembang dan diaplikasikan dalam menganalisa berbagai bidang, tak terkecuali dalam manajemen kualitas.

paretoPenyebab permasalahan sering terdiri dari beberapa faktor. Bisa puluhan bahkan ratusan item faktor terjadinya penyimpangan atau ketidaksesuaian. Perlu disusun dan diurutkan mulai dari yang paling signifikan dan seterusnya, hingga semua faktor penyebab defect termuat dalam satu diagram.

Seorang ekonom Italia Vilfredo Pareto  (1848-1923) melakukan penelitian perekonomian Italia dan Pareto menemukan fakta bahwa 80% kekayaan bangsa Italia dikuasai oleh 20% dari jumlah penduduknya, yang kemudian dikenal dengan istilah “80-20 rule”. Penemuan Pareto terus berkembang dan diaplikasikan dalam menganalisa berbagai bidang, tak terkecuali dalam manajemen kualitas.

Continue Reading >>

Oleh Hardi Purba

Setelah perusahaan raksasa Nokia mengumumkan pergantian Chief Executive Officer (CEO) Olli-Pekka Kallasvuo awal bulan ini, giliran CEO perusahaan multinasional dari Korea Selatan LG Electronics, Nam Yong  yang mengundurkan diri efektif per 1 Oktober 2010 yang akan datang. Perusahaan elektronik raksasa dari negeri ginseng ini akan dipimpin oleh big boss yang baru, Koo Bon-Joon yang kini menjabat sebagai CEO LG Global, salah satu anak perusahaan LG’s Business.

Berita ini sesungguhnya tidaklah terlalu mengejutkan. Adalah hal yang lumrah perusahaan mengganti pucuk pimpinan sekelas CEO. Perusahaan butuh penyegaran organisasi dalam upaya meningkatkan kinerja dan daya saing korporasi. Para CEO yang diganti tersebut juga tercatat sebagai orang yang sudah lama mengabdi di dalamnya.

Continue Reading >>