Strategi Samudra Biru

July 20, 2008 · Print This Article

blue-ocean-strategy

Berita lama? Iya sih memang. Buku Strategi Samudra Biru (Blue Ocean Strategy) tergolong buku yang relatif lama. Edisi versi English sudah beredar tahun 2005, disusul dengan versi Bahasa Indonesia tahun berikutnya, 2006. Namun entah kenapa, saya kok nggak bosan-bosan ya membaca buku strategi yang satu ini. Ya,..ini memang bukan buku sembarangan. Disajikan sebagai hasil kajian dan penelitian terhadap perusan-perusahaan kelas dunia dalam rentang waktu yang cukup lama 15 tahun, dengan data yang merentang mundur hingga seratus tahun lamanya. Tak tanggung-tanggung, buku yang ditulis W.Chan Kim dan Renee Mauborgne ini telah didaulat menjadi buku bestseller di Wall Street Journal dan BusinessWeek. Mereka memplot strategi persaingan bisnis dalam dua jenis, pertama Red Ocean Strategy (Strategi Samudra Merah) yang menekankan kepada kompetisi dan persaingan ketat dan “berdarah”, saling hantam, dan mematikan. Sedangkan yang kedua adalah Strategi Samudra Biru (Blue Ocean Strategy), yang diusung oleh W.Chan Kim dan Renee Mauborgne. Suatu strategi yang membidik ruang pasar baru dengan sentuhan inovasi nilai (value innovation). Menjadikan persaingan tidak relevan!.

Begitu memulai membaca bab pertama, pembaca langsung disuguhkan kasus menarik perusan sirkus, Cirque du Soleil. Ya, Cirque du Soleil merupakan profil contoh sebuah bisnis yang dikembangkan dengan konsep strategi samudra biru, di samping banyak perusahaan lannya baik yang bergerak di bidang produk (barang) atau jasa. Semua perusahaan sirkus mengalami masalah finansial yang cukup parah. Bisnis sirkus sungguh tidak lagi menggiurkan. Betapa tidak, perkembangan industri hiburan rumah tangga (home entertainment) telah memungkinkan orang untuk memperoleh hiburan yang beragam dan relatif murah dengan membeli VCD atau DVD player serta tontonan yang disuguhkan stasiun-stasiun televisi. Anak-anak lebih memilih main game atau playstation daripada menonton pertunjukan sirkus. Singkat cerita, orang semakin kurang bergairah menonton sirkus, pendapatan turun dan terus merosot. Secara garis besar, bisnis ini mengalami beberapa kendala yang siap menghadang diantaranya:

1. Biaya melatih binatang yang relatif mahal (melatih binatang buas membutuhkan keahlian dan keberanian tinggi).
2. Gelombang protes para pecinta binatang, yang tidak menginginkan adanya eksploitasi binatang untuk bisnis seperti pertunjukan sirkus umumnya.

Guy Laliberte, sang CEO Cirque du Soleil, telah menjelma menjadi seorang penyumbang ekspor kesenian terbesar dari Kanada. Sejak didirikan pada 1984 pertunjukan Cirque du Soleil telah disaksikan oleh sekitar 40 juta penonton di 90 kota di seluruh dunia. Selama kurun waktu kurang dari 12 tahun Cirque du Soleil telah mampu meraih pendapatan yang sangat besar, dimana Ringling Bros dan Barnum & Bailey – sang pemain nomor wahid di industri sirkus dunia saat itu – membutuhkan waktu lebih dari seratus tahun untuk menggapainya.

Lalu, langkah-langkah apa yang dilakukan Cirque du Soleil?
Cirque du Soleil membidik dan pasar baru (new market). Menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya (create uncontested market space). Faktor-faktor kompetisi (competition factors) pertunjukan sirkus ditinjau dan dievaluasi. Hasilnya, ada faktor kompetisi yang dihilangkan (Elimination), dikurangi (Reduce), ditingkatkan (Increase) dan diciptakan (Create), E-R-I-C. Pertujukan binatang adalah salah satu faktor kompetisi yang dihilangkan. Adegan berbahaya dikurangi. Kenyamanan tempat petunjukan adalah faktor kompetisi yang ditingkatkan. Penonton menjadi lebih nyaman. Lalu faktor kompetisi apa saja yang diciptakan ?. Tematik acara, musik dan tarian yang artistik menjadikan Cirque du Soleil menjadi tontonan yang menarik, sementara pesaingnya masih mengandalkan pola-pola lama.

Strategi Samudra Biru berorientasi pada inovasi nilai (value innovation). Ya,..memang banyak perusahaan yang terjebak dengan selalu mengedepankan inovasi teknologi (technology innovation). Mereka berasumsi bahwa menjual produk dengan teknologi tinggi dan super canggih akan secara otomatis diterima pasar dan meraih sukses besar. Kenyataannya tidak!. Kenyataanya, banyak produk (barang) atau jasa dengan teknologi ”biasa” namun apabila value yang ditawarkan tepat dan menarik bagi konsumen, akan laris manis. Strategi Samudra Biru memberikan penekanan yang sama terhadap value dan innovation.

Kanvas Strategi dipakai sebagai tool dalam memplot kondisi dan perbandingan dengan pesaing (competitor). Metode ini tergolong simpel dan dengan mudah memberikan gambaran dimana kompetisi saat ini sedang terjadi. Sumbu-X terdiri dari faktor-faktor kompetisi, semua faktor yang menjadi ajang kompetisi suatu produk (barang atau jasa). Contohnya untuk produk handpone; harga, fitur, kemudahan pemakaian, layanan purna jual dan yang lainnya, menjadi faktor-faktor kompetisi. Bagimana dengan bisnis hiburan (misalnya bioskop), atau bisnis roti?. Ya jelas, faktor-faktor kompetisinya berbeda. Sedangkan Sumbu-Y merupakan relative level, yang terdiri dari level rendah (low), menengah (medium) dan tinggi (high). Kemudian dibandingkan dengan pesaing (competitor).

Bagaimana mengembangkan bisnis ke zona Samudra Biru?.
Salah satu yang paling penting adalah menemukan new value factor. W.Chan Kim dan Renee Mauborgne memberikan tool six paths framework. Batasan-batasan konvensional kompetisi terdiri dari:

– Path 1 : across alternative industries
– Path 2 : across strategic groups within industries
– Path 3 : across the chain of buyers
– Path 4 : across complementary product and service offerings
– Path 5 : across functional or emotional appeal to buyers
– Path 6 : across time

Banyak perusahaan kelas dunia yang disajikan sebagai contoh sukses, juga dideskripsikan bagaimana mereka mampu mengeksplorasi batasan-batasan kompetisi dengan mengembangkan dan menyajikan produk atau layanan inovatif.

Pada bagian kedua buku ini, W.Chan Kim dan Renee Mauborgne menuliskan bahwa terdapat tiga ciri atau karekteristik strategi yang baik:
– focus (fokus)
– divergence (divergensi)
– compelling tagline (slogan/motto yang menarik)

Yang tidak kalah menarik perhatian saya adalah yang ketiga ini; ”slogan/motto”. Hanya sekadar kata-kata menarik dan indah-kah?. Oh.. ternyata tidak!. Slogan/motto ini yang akan ”berbicara” ke pasar mengenai keunggulan produk atau layanan yang ditonjolkan. Jadi tidak sekadar rangkaian kata-kata puitis nan indah. Lebih dari itu.

Lalu, mungkinkah Strategi Samudra Biru dapat diaplikasikan pada negeri tercinta ini sehingga dapat segera lepas dari jerat keterpurukan dan menjadi bangsa yang kompetitif?.

Yang jelas, Prof. Kim pernah mengatakan bahwa Bule Ocean Strategy merupakan a way of thinking. Suatu cara pikir yang mendorong kita untuk lebih kreatif dalam menciptakan new value. Para pebisnis, mahasiswa, praktisi pengembangan produk dan perencana strategi perusahaan sepertinya sangat cocok membaca buku international bestseller ini.

Bagaimana dengan strategi bisnis Anda; sudahkah fokus, divergence, dan memiliki slogan/motto menarik yang mampu berbicara ke pasar?.

50 Responses to “Strategi Samudra Biru”

  1. pujos on July 21st, 2008 1:34 am

    selamat bos…

    setuju sih …langkah samudera biru cocok untuk pengembangan bisnis…

    Mungkin menurutku ada tatanan nilai dari karateristik , special spec, creatifitas , pelayanan, purna jual garansi dan service, kemudahan baik function dan pelayanan, limitation segment (midle up/special segment) juga inovasi suatu product langkah untuk menjadikan value innovation menuju daerah samudera biru….

    boleh dong saya tanya bos….
    o ya… apa Majalah Playboy, products Microsoft, Google masuk katageri blue ocean….?

    o ya ada yang mau saya tanya juga parameter value innovation berapa yang menjadikan suatu perusahaan / lembaga dll menjadi blue ocean?
    mohon penjelasan…

  2. g_zang on July 21st, 2008 1:36 am

    lumayan buat referensi..

    thanks ya.

    salam

  3. Rereriza on July 21st, 2008 1:37 am

    Congratulation & Success

    Bertambah lagi satu orang baik dimuka bumi ini yang murah hati dalam berbagi ilmu.
    Semoga makin maju dan lebih profesional.
    Kapan atuh bedah bukunya teh 😀

  4. lukmanf.com on July 21st, 2008 2:12 am

    congratulations Pak Hardi, my master of blue ocean school.

    Ditunggu tulisan-tulisannya Pak

  5. blue_tooth7 on July 21st, 2008 4:19 am

    nice site
    kalo selama ini sucess story dari blue ocen lebih banyak dari perusahaan-perusahaan dari luar negeri, coba dong pak ambil contoh perusahaan dari dalam negeri.

  6. S_Wolf on July 21st, 2008 4:21 am

    It’s very nice…setelah satu buku…kalo ga salah tentang Management (masih anget,karena belum lama launching)…sudah menyusul satu buku lagi.
    Terus berkarya Boz…ditunggu karya2 selanjutnya

  7. eden27 on July 21st, 2008 4:26 am

    Congratz buat pak Hardi, Launching weblog-nya kan udah neeh…..selametan kapan??? he3x

  8. Salmon on July 21st, 2008 6:59 am

    Penerapan prinsip “Samudra Biru” tidak hanya diterapkan dalam persaingan bisnis oleh perusahaan, tetapi dapat juga diterapkan dalam kehidupan pribadi ditengah-tengah persaingan hidup, bagaimana kita menjadi sesuatu yang berbeda ketika kita melamar pekerjaan.
    Sukses buat P’ Hardi, teman, rekan bareng ngajar “Blue Ocean”

  9. bo3d1 on July 21st, 2008 7:12 am

    Congratulation Mr. Hardi,
    It’s a very good summary..
    Blue Ocean Strategy seems to beat Porter’s 5 Forces in this lately years..
    Well done n success!

  10. Aprizal on July 21st, 2008 8:04 am

    Katanya mau lauching buku baru neh terbitan Gramedia kapan neh lama bgt dah ga sabaran neh mau belah duren bukunya biar meledak dipasaran

    Tanya neh tapi dijawab yaa ga pake lama kekekekkk

    1. Kan banyak sekali concept2 pengemb anagn produk teori2nya ada six sigma, toyota way, disney way, blue ocean, value innovation, canvass system, trs yg mana terbaik dan pa hubungan semuanya biar didapat kombinasi terbaik

    2. Kalo blue ocean diterpakan diproduk biasanya, kl di manufacturing gimana actualnya

    3. Warung kopi di ndeso2 tuh diblue ocean kan jadi Starbucks, Donat2 jualan ibu2 dikampung jadi Dunkin DOnuts atau byk bgt lain2, ayam bumbu jadi KFC McDonal dll, masih byk lagi
    pertanyaannya gimana Pak Hardi bisa berpikir dan menelorkan ide brilian dr Blue Ocean tsb biar kita bisa bisniss besar neh masak kita ngekor mulu gabung2 ide yuk kerjasama trs implementnya gimana…bersaama bisa controh WARTEG jadi apa tuh, nasi padang jd apa tuh diblue ocean kan taaua Pempek kan bisa dibuat sampai 100 variasi makanan dgn bahan dasar dan konsep pempek kyaak donat gitu bisa juga tuh dlll

    kebanyakan pusiiing ya..maaf

  11. aiko on July 21st, 2008 9:10 am

    pertama-tama ucapan selamat untuk webnya
    “Omedetougozaimasu” Hardisan ^^

    Review untuk buku Blue Ocean Strategy-nya sangat bagus pak, sangat detail dan tersusun rapi. Cukup mudah untuk dipahami oleh orang-orang yang masih awam dengan istilah blue pcean

    thanks for sharing Hardisan, Doumoarigatougozaimasu

  12. swandy sihotang on July 21st, 2008 10:38 am

    sukses atas bukunya, berkarya terus ya Pak.

    Salam

    “…sama-sama yah,….selamat berkarya juga….

  13. hardi purba on July 22nd, 2008 2:34 am

    @latteung

    Terima kasih juga, saya senang telah berkunjung…

    @pujos

    Hallo pak Pujo….terimakasih jadi pengunjung kedua blog ini ya,dan langsung kasih masukan bagus lagi 🙂
    Iya betul, Strategi Samudra Biru, memberikan penekanan yang sama terhadap value dan innovation, dengan mengedepankan inovasi nilai daripada inovasi teknologi.Untuk memenuhi kriteria/ciri produk(barang dan atau jasa) yang kita kenal sebagai 3 core strategy Blue Ocean adalah: new market expand, no competition dan non customer.

    “Apakah Majalah Playboy, products Microsoft, Google masuk katageri blue ocean….?”.

    untuk products Microsoft, Google jelas!. mereka menjadi pionir untuk bidang produk tersebut. Kalau untuk majalah Playboy?…belum bisa comment soalnya belum pernah lihat:-D

    “Parameter suatu lembaga/perusahaan yang masuk ketegori Blue Ocean?”…Jelas,perusahaan/lembaga tersebut menawarkan produk/layanan inovatif yang memiliki nilai bagi customer,…maka produknya akan laku, dan tentu dengan profit besar,akan mampu bertahan dan eksis karena tetap berinovasi.

    @g_zang

    Hallo bung….terima kasih telah berkunjung. Senang, kalau tulisan sederhana ini dapat berguna bagi Anda dan pengunjung lainnya.

  14. hardi purba on July 22nd, 2008 3:04 am

    @Rereriza

    Terimakasih pak….semoga media sederhana ini dapat kita pakai sebagai sarana tukar informasi dan proses pembelajaran.

    Mengenai buku,..sabar sebentar lagi ya pak,..nanti bapak orang pertama yang mendapat buku tersebut secara gratis dari penulisnya 🙂

    @lukmanf.com

    Terima kasih telah berkunjung.Semakin Anda rajin membaca blog ini, saya akan semakin sering menulis 🙂

    @blue_tooth7

    Setuju,…perusahaan-perusahaan lokal juga banyak yang inovatif, telah sukses dan “berenang” di samudra biru. Ini yang perlu banyak diangkat ke permukaan supaya banyak putra/i bangsa ini yang termotivasi.

    BTW,terima kasih telah berkunjung…sering-sering aja mampir ya 🙂

  15. Ana_Pritta on July 22nd, 2008 3:05 am

    kalau boleh tau, buku ini bisa didapat ditoko buku mana yah, n apakah bisa pembelian online? mohon infonya yah

  16. Pritta Pasaribu on July 22nd, 2008 3:07 am

    Bapatua selamat yah, dah bisa terbitin buku n launching webnya, sukses buat bapatua, semoga bukunya laris manis

  17. hardi purba on July 22nd, 2008 3:35 am

    @S_Wolf

    Terima kasih telah berkunjung,..saya jadi tambah bersemangat nich 🙂
    Rajin-rajin membaca blog ini ya pak…biar saya tambah rajin menulis.

    @eden27

    Terima kasih atas kunjungannya pak Deden….jangan bosan-bosan berkunjung ke sini ya 🙂

    Untuk yang satu itu,…bisalah nanti kapan-kapan kita setting di terminal bis (menu masakan padang yang pedas 🙂 )

    @Salmon

    Hallo pak Salmon… terima kasih telah berkunjung.

    Betul,Blue Ocean Strategy juga dapat diterapkan dalam kehidupan orang pribadi lepas pribadi. Melakukan inovasi sehingga mempunyai kopetensi lebih yang dapat diandalkan.

    Tidak terasa ya pak….selama setahun lebih kita dan rekan lainnya memberikan training Strategi Samudra Biru, kepada lebih dari 500 orang.

    Ya…semoga itu bermanfaat bagi mereka-mereka yang dulu pernah kita training. Syukur-syukur juga kalau mereka juga masih ingat 🙂

    Sukses buat semua.

  18. hardi purba on July 22nd, 2008 5:54 am

    @bo3d1

    Hallo Mr. Budi…..terima kasih telah berkunjung.

    Betul, pendekatannya memang berbeda. Yang satu menekankan kepada kompetisi (persaingan) market yang telah eksis, yang satunya membidik market baru yang belum tergarap melalui value innovation.

    @Aprizal

    Hallo juga pak Aprizal…senang bapak sudi mampir di blog ini. Pertanyaan yang harus dijawab lumanyan banyak dan agak “berat” ya 🙂

    “konsep mana yang terbaik?”…para ahli mengatakan bahwa semua konsep itu umumnya lahir dari hasil kajian mendalam dan komprehensip dari para penggagasnya, dalam rentang waktu yang cukup lama. Kita mengenal six sigma, seven tools, disney way, blue ocean, value innovation, canvass system, dll.

    Sesungguhnya tidak ada diantara konsep tersebut yang merupakan “super tool”. Artinya dengan memakai salah satu konsep di atas pada perusahaan kita maka semua masalah A~Z perusahaan otomatis akan teratasi. Tidak!. Konsep tersebut akan efektif jika dipakai sesuai dengan kasus dan peruntukannya. Para pakar di AS memplotnya sebagai berikut:

    1.Masalah (penyebabnya: DIKETAHUI) dan (solusi : SIMPEL) => Just Do It

    2.Masalah (penyebabnya: TIDAK DIKETAHUI) dan (solusi : SIMPEL) => Ask an Expert

    3.Masalah (penyebabnya:DIKETAHUI) dan (solusi : KOMPLEKS) => LEAN

    4.Masalah (penyebabnya:TIDAK DIKETAHUI) dan (solusi : KOMPLEKS) => Six Sigma

    Blue Ocean Strategy (BOS)dipakai dalam pengembangan produk (barang dan atau jasa), mulai dari product concept planning dan mengeksplor new value yang terkandung dalam produk yang dikembangkan. BOS merupakan a way of thinking, suatu cara pikir yang mendorong kita untuk lebih kreatif dalam menciptakan new value.

    Setuju pak,..sesungguhnya produk-produk dan usaha lokal juga punya potensi untuk maju dan besar sama halnya produk-produk luar. Kita punya potensi dan sumber daya melimpah yang sangat potensial untuk dikembangkan.

    Wah…lama-lama jadi agak serius juga yah 🙂

  19. hardi purba on July 22nd, 2008 6:04 am

    @aiko

    Hai…Aiko San. Senang Anda sudi mampir di sini, sering-sering aja ya. Biar tambah semangat nulisnya 🙂
    arigato gozaimasu.

    Tulisan singkat ini detail dan tersusun rapi?…..wah apalagi nanti buku-nya, pasti lebih detail.. penasaran?…..tunggu aja nanti tanggal mainnya ya. 🙂

    @swandy sihotang

    Hallo pak Ketua….terima kasih untuk supportnya ya.

  20. Agus on July 22nd, 2008 6:16 am

    Saya rasa Blue Ocean Strategy sudah dilaksananakan oleh para perusahaan sejak dahulu. Karena Positioning suatu produk mengharuskan produk itu berbeda dengan produk yang lainnya.
    STP suatu produk adalah hal yang lumrah disemua perusahaan.

    Untuk melaksanankan Blue Ocean dibutuhkan skill creative yang tinggi dan strong execution. Tapi apakah Blue Ocean ini cocok di setiap perusahaan..? Kembali lagi kekemampuan sumber daya perusahaan tersebut.

  21. hardi purba on July 22nd, 2008 6:19 am

    @Ana_Pritta

    Hallo Nae….thanks sudah berkunjung ya. Sering-sering aja biar nulisnya semakin semangat 🙂

    Mengenai buku tersebut bisa diorder di situs http://www.tokobukuonline.com atau di toko buku Gramedia dan Gunung Agung juga tersedia.

    @Pritta Pasaribu

    Hai boru Pasaribu….lekas besar dan sehat-sehat ya.

  22. Asfaroni on July 22nd, 2008 7:51 am

    Pak Hardi,

    Selamat dan sukses. Maju terus.

  23. hardi purba on July 22nd, 2008 9:03 am

    @Agus

    Ya…sesuai dengan pernyataan Prof. Kim ketika dia berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu. Terkadang tidak sadar kalau sudah berada di samudra biru dan tidak lagi melakukan inovasi terhadap produk atau jasa nya tersebut. Pesaing akan datang dengan meniru/mengikuti (me too), lama-lama menjadi red ocean.
    Memang dibutuhkan sumber daya kreatif dalam mengembangkan produk atau jasa inovatif yang memiliki new value.

    @Asfaroni

    Hallo mas Rony….terima kasih telah mampir.

    Ya…semoga kita semua tambah maju dan sukses.

  24. Agung Wahyu Nugroho on July 23rd, 2008 6:09 am

    Hmm…selamat pak atas Launching weblog-nya….dah telat…ya..hihihi.

    saya kadang bingung pak mengenai teory2 ini,,seperti bingungnya telor ma ayam duluan mana…

    mengenai BOS ini ada dulu baru dipraktekkan atau sudah dipraktekkan baru diformulasikan ya pak ?

    Thanks,,
    Good Luck

  25. Agung Wahyu Nugroho on July 23rd, 2008 6:16 am

    Slamat pak hardi ..

    Good Luck …Maju Teruss

  26. sadliye on July 23rd, 2008 6:18 am

    Selamat Pak Hardi, atas launching bukunya..
    Semoga bisa menjadi referensi perusahaan2 lokal di Indonesia, sehingga bisa lebih kompetitif dan inovatif..
    Nanti kalo butuh trainer lokal (klo dpt job) kita siap kok..

  27. hardipurba on July 24th, 2008 1:49 am

    @Agung Wahyu Nugroho

    Terima kasih telah berkunjung pak….sering-sering aja mapir ya biar blog ini semakin hidup 🙂

    “Telor atau ayam duluan mana?”….wah jadi dalam juga nih pertanyaannya 🙂

    Mengenai BOS, konsep ini sesungguhnya sudah lama. Oleh Prof. Kim dan rekannya Renee Mauborgne melakukan riset dan analisis sejunlah perusahaan dalam rentang waktu 15 tahun, dengan data yang merentang mundur hingga seratus tahun lamanya. Dengan pendekatan value innovation perusahaan ditantang untuk keluar dari Samudra Merah (persaingan ketat dan berdarah) menuju ke Samudra Biru dengan membidik dan menciptakan ruang pasar baru. Bule Ocean Strategy merupakan a way of thinking,cara pikir yang mendorong perusahaan untuk lebih kreatif dalam menciptakan new value.

    Selamat berinovasi pak… 🙂

    @sadliye

    Hallo pak Sadly…terima kasih banyak sudah berkunjung ya.

    BTW,…dipending dulu ucapan selamat launcing buku ya pak….soalnya belum kan 🙂

    Sabar dulu pak,…nanti kalau sudah terbit pasti akan saya kasih tahu dan kita “bedah” sama-sama biar tambah seru.

    Salam sukses.

  28. Darwin Syach on July 24th, 2008 4:49 am

    Congratz juga ya Pak Hardi…teeelatt neh..taunya setelah berkunjung ke Pak hardi langsung…hahaha
    Aku jadi penasaran neh baca bukunya p’hardi…bahasanya lugas & mudah dipahami,kapan neh bedah bukunya pak…mudah2an bedah bukunya dlm acara Kick&Dy..tp acarany msh ada gak ya..hehe

  29. pujos on July 24th, 2008 8:50 am

    Iya Pak Agung, kalo kita pikir duluan mana telor sama ayam, maka kita harus berpikir untuk bersyukur atas Karunia Pencipta kita Alloh SWT.

    Jelasnya ilmu BOS ini muncul setelah diformulasikan dengan baik, disertakan dengan contoh dan data akurat, dan diterima oleh masyarakat umum. Pentingnya bagi kita adalah memanfaatkan ilmu BOS. Siapa tahu dengan banyak menghasilkan value innovation kita bisa juga membuat ilmu baru…

    O ya Pak Hardi dilanjut donk tentang penjelasan blue ocean nya lagi….

  30. leonard hasugian on July 24th, 2008 10:44 am

    horas,
    belum baca….boleh pinjam gak lae bukunya…he..he…
    leonard

  31. hardipurba on July 28th, 2008 4:39 pm

    @Darwin Syach

    Terima kasih pak Drwinsyah….telah berkunjung.
    Kalau bukunya nanti telah terbit….akan saya kasih tahu dan akan kita “bedah” bersama pak.

    @pujos

    Betul pak…BOS merupakan suatu cara pikir agar kita kreatif berinovasi produk (barang dan atau jasa) bahkan pribadi-pribadi unggul dan punya kompetensi yang mempunyai value.

    @leonard hasugian

    Horas lae par Bogor…
    Silahkan lae,….saya punya yang dua versi, Bahasa Indonesia dan English…lae tinggal pilih aja nanti 🙂

  32. Ichal on August 6th, 2008 1:56 am

    Siap dibuktikan di STarmarknya R&D nih pak……
    Ditungguin aksinya…..

    Sukses pak….

  33. Gersom Nainggolan on August 6th, 2008 7:36 am

    Selamat untuk Pak Hardi Purba, atas di release nya blog ini….
    maju terus, berkarya terus….

    Di tunggu juga case stories dari Six Sigma-nya Pak….

    Salam,
    Gersom Nainggolan

  34. hardipurba on August 7th, 2008 1:51 am

    @Ichal

    Baik pak Ichal,kita akan diskusikan bersama di acara Starmark minggu depan.
    Dikumpulin aja anak-anaknya pak,..khusunya members baru yang belum pernah ikut training Blue Ocean Strategy.

    @Gersom Nainggolan

    Hallo pak Gersom,…senang telah berkunjung. Sering-sering aja ya pak, biar tambah semangat saya nulisnya.
    Mengenai case story Six Sigma, saya akan usahakan posting di sini tapi yang ringan-ringan aja dulu ya,…soalnya kemampuan saya masih agak terbatas 🙂

  35. jetro on August 11th, 2008 1:38 am

    Selamat buat bung Hardi atas blog ini, semoga maju dan dapat memberi sumbangsi pemikiran tentang blue oceon di dunia nyata.
    Kapan bisa kontribusi pemikirannya di majalah kita pak “Artista” ditunggu ya biar ada dulu wacana baru untuk membuka pikiran di Bona Pasogit

  36. Ana Togatorop on August 11th, 2008 4:07 am

    Wah, ternyata Body Shop menerapkan Blue Ocean yah Bang,…berarti aq gak salah pilih kosmetik dong.

  37. hardipurba on August 12th, 2008 6:41 am

    @jetro
    Terima kasih juga Bung…sudah berkunjung. Harapan kita dengan penambahan wawasan stratergi samudra biru dapat terbentuk pribadi-pribadi inovatif dalam mengembangkan produk dan layanan kreatif melalui penekanan pada inovasi nilai (value innovation).
    Baik pak,…suatu saat saya akan menulis di Majalah “Artista”.
    Maju terus Majalah “Artista”…..

    @Ana Togatorop
    Hallo Nae….betul. The Body Shop merupakan salah satu contoh bisnis yang sukses menerapkan Strategi Samudra Biru, dengan mengubah industri “emosional” kosmetik menjadi fungsional.
    ….ternyata peggemar body shop ya.. 🙂

  38. Pam on September 10th, 2008 8:10 am

    Selamat dan maju terus pak hardi…. Horas

    Blue Ocean di LG luas banget ya pak Hardi…sampai-sampai saya gak berlabuh…on The Ocean terus….hihihihihi….
    Kasih ilmunya pak, agar kita mampu menjadi pribadi yang produktif untuk diri dan orang lain….

  39. hardipurba on September 12th, 2008 8:40 am

    @Pam
    Hallo Mr. Pam.
    Kalau sampai-sampai sulit berlabuh,kemungkinannya bisa dua pak;memang “madu”nya masih sangat manis,atau belum menemukan ocean lain yang lebih “biru” he…he..:D

    Terima kasih telah berkunjung Pak,…..sering-sering ya, biar saya tambah semangat menulis 🙂

  40. hendry gaol on September 25th, 2008 8:50 am

    Artisa juga bisa diterapkan blue ocean kale yah…..biar harganya murah

  41. fatwa on October 15th, 2008 3:55 am

    bagus jg untukl menambah wawasan dan pemikiran kita..di mana kt bisa menciptakan suatu pasar dengan sentuhan inovasi sebagai daya tarik market…

  42. hardipurba on October 15th, 2008 8:25 am

    @fatwa
    Terima kasih telah berkunjung…
    salam kenal 🙂

  43. siambalo_sosor on November 1st, 2008 3:09 pm

    bagus siih,

    Buatkan dulu aplikasinya terhadap konsep ramuan untuk layanan prima pemerintah dgn konsep BOS, melalui teknologi informasi, cth : e-gov. yg pas di pemkab, di pemkot. Layanan pembuatan KTP, Ijin-ijin, sehingga para regulator daerah lebih prima pelayanannya, bukan perjalanannya ke ibu kota dan LN yg prima.

    Maju terus saya dukung…

  44. mahasiswa MM UMB on November 16th, 2008 10:01 am

    mohon dishare slide presentasi pdf
    mengenai six sigma

    mahasiswa MM UMB kelas minggu menteng

  45. Purwono on November 23rd, 2008 9:42 am

    Dear Pa Hardi Purba,
    Mohon dishare materi kuliah 6 sigma UMB untuk persiapan UTS.

    Thank you & regards,

    mahasiswa UMB – manag operation

  46. hardipurba on November 24th, 2008 7:27 am

    @mahasiswa MM UMB
    Modul kuliah tgl. 16 November sudah saya kirim ke email: Anggi, Adelin dan Purwono (yang ke email Anggi tidak bisa terkirim). Mohon dishare segera ke Mhs. yang lain.
    Tks.

  47. Mujisan on February 14th, 2010 3:04 am

    Pak Purba,,,terimakasih ,,,aku bisa belajar belajar banyak,,,,,

  48. hardipurba on February 15th, 2010 2:18 am

    @Mujisan
    Terima kasih juga Pak Muji…..sering-seringlah berkunjung Pak, agar sy. tambah tambah semangat menulis…. 🙂
    Salam sukses.

  49. Schedule on October 30th, 2010 9:43 am

    You you should make changes to the webpage title Strategi Samudra Biru | Selamat Datang di Hardi Purba web blog to more suited for your content you create. I enjoyed the the writing still.

  50. referensi buku kuliah on September 18th, 2011 12:48 am

    celamat ya pak.. moga makin sukses