Budaya Kerja Jepang 5-S

Ada satu aktivitas, yang boleh dibilang sebagai hal yang umum dilakukan pada lingkungan kerja. Ya, 5S. Suatu istilah dalam Bahasa Jepang yang sudah sangat mendunia dan akrab di telinga banyak orang, tak terkecuali di Indonesia. Sebelum mulai bekerja diawali dengan kegiatan 5S. Setelah selesai bekerja para karyawan juga melakukan 5S.

Budaya Kerja Jepang 5-S

Budaya Kerja Jepang 5-S

Bagi banyak perusahaan kegiatan 5S merupakan aktivitas rutin yang berjalan teratur bahkan tanpa ada perintah atau pengawasan. Sebagai singkatan (kependekan) dari suatu istilah dalam Bahasa Jepang, 5S dapat diterjemahkan sebagai:

1. Seiri = pemilahan

2. Seiton = penataan

3. Seiso = pembersihan

4. Seiketsu = pemantapan

5. Shitsuke = pembiasaan

Dari Hardi Purba Blog lainnya:  Zero Defects Philip Crosby

Dengan melakukan pemilahan, maka barang-barang yang tidak berguna atau tidak akan dipergunakan lagi, dapat dibuang. Sebaliknya, peralatan yang sering digunakan diletakkan lebih dekat, dan peralatan atau perlengkapan yang jarang digunakan diletakkan di tempat yang lebih jauh dan tidak memenuhi dan mengganggu dalam bekerja.

Lingkungan dan area kerja bagi operator lapangan termasuk meja kerja bagi yang bertugas di office harus dalam kondisi bersih dan rapih. Yang paling berkesan dari sistem ini adalah S yang kelima, Shitsuke. Segala aktivitas yang terkandung pada S yang sebelumnya harus dilakukan secara teratur dan menjadi kebiasaan semua pekerja.

Yang tidak kalah menarik adalah proses pembelajaran bagi setiap individu. Jangan mengharapkan atau menyuruh orang lain mengerjakan 5S, semua melakukan secara serempak. Pengalaman saya bekerja dengan orang Jepang menjadi pelajaran berharga.

Dari Hardi Purba Blog lainnya:  Antara Hiroshima-Nagasaki dan Toyota-Kaizen

Mereka (orang Jepang) umumnya memberikan contoh yang baik dengan membersihkan sendiri lantai dan meja kerjanya. Walau pun perusahaan mempunyai pesuruh, namun dia melakukan 5S sendiri di area sekitar meja kerjanya. Para pekerja yang lain tentu akan melihat dan mengikutinya.

Teladan sangat berguna dalam memotivasi orang lain. Benarlah perkataan, ”satu contoh melebihi sepuluh nasehat”. Baik perusahaan besar, menengah kecil maupun industri rumah tangga sangat penting melakukan 5S, sebagai pilar dalam melakukan inovasi-inovasi yang lain.

Selain menciptakan lingkungan kerja bersih dan rapi, aktivitas 5S juga dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab setiap orang. Sudahkah kita 5S hari ini?.

Penulis: Hardi Purba

Dari Hardi Purba Blog lainnya:  Biaya, Harga dan Nilai dalam Product Development

 

Budaya Kerja Jepang 5-S

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *